Tak bisa dipungkiri, sistem operasi Android saat ini menjadi salah
satu yang paling populer di dunia. Android saat ini dikenal sebagai
platform besutan Google setelah perusahaan mesin pencarian ini sukses
membawanya secara global.
Tapi tahukah Anda jika Android tidak benar-benar dilahirkan di
Googleplex? Dilansir Phone Arena, Senin (21/4), ditahun 2005 Google
mulai mengakuisisi Android, dua tahun setelah sistem operasi ini
dikembangkan.
Menariknya, Android yang mulai berjalan pada Oktober 2003 ini bukan
sengaja diciptakan sebagai platform sebuah ponsel, melainkan untuk
perangkat kamera digital. Sebuah gagasan dikembangkan dari insiyur IT
dan pecinta robot avid, Andy Rubin, bersama tim kecilnya.
Tim ini menyadari pasar kamera digital tidak cocok dengan usahanya
dan mengubah target ke industri ponsel. Rubin kemudian memimpin proyek
ini. Rubin disendiri sudah memiliki pengalaman di perusahaan bernama
Danger, sebuah start-up pembuat T-Mobile Sidekick.
Platform buatan tim Rubin ini sebenarnya sudah berjalan dengan baik.
Sampai satu setengah tahun kemudian, Android kehabisan uang. Rubin
kemudian menemui Samsung untuk menawarkan teknologinya. Namun Samsung
justru mentertawai ide untuk membeli Android yang baru lahir itu.
Penolakan ini rupanya menjadi keberuntungan Google, ketika Android
menemuinya pada tahun 2005. Google sepakat untuk mengambil alih proyek
dan membenamkan investasi di dalamnya. Di sinilah Android kemudian mulai
dipopulerkan dan tumbuh menjadi sistem operasi terbesar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar