Senin, 26 Mei 2014

Kebiasaan - kebiasaan yang Bisa Merusak Ponsel

Saat ini ponsel menjadi perangkat yang wajib dimiliki setiap orang. Namun masih ada pengguna yang hanya ingin menggunakan ponsel mereka tanpa mau merawatnya. Padahal, jika salah satu komponennya rusak, kinerja ponsel akan menurun.

Jika ingin memanfaatkan kegunaan ponsel secara maksimal, sebaiknya perlakukan perangkat itu dengan baik. Jika ponsel rusak, Anda juga yang akan kerepotan. Berikut langkah umum untuk menjaga ponsel Anda:

1. Tak pernah dimatikan.
Memang sepertinya jarang sekali seseorang mematikan ponsel jika sedang tidak dipakai. Padahal dengan mematikan ponsel secara teratur dapat menjaga ketahanan baterai. Sama seperti manusia, ponsel pun membutuhkan waktu istirahat agar ketahanan komponen di dalamnya terjaga.

2. Membiarkan Wi-Fi dan Bluetooth menyala.
Jika Wi-Fi dan Bluetooth dalam keadaan menyala, ponsel akan terus mencari jaringan yang bisa ditangkap. Hal ini akan menguras baterai lebih banyak. Jangan pernah lupa mematikan keduanya jika sudah tidak dipakai, terutama saat dalam perjalanan. Dengan begitu, baterai ponsel pun akan lebih awet.

3. Digunakan dalam suhu ekstrem.
Normalnya, ponsel digunakan dalam suhu ruangan, 16 hingga 30 derajat Celsius. Jangan pernah menggunakan ponsel dengan suhu ruangan di bawah 0 derajat atau di atas 35 derajat Celsius. Juga jangan biarkan ponsel terpapar sinar matahari secara langsung untuk menghindari peningkatan suhu pada mesin.

4. Dibiarkan mengisi daya semalaman.
Ini merupakan kebiasaan yang paling sering dilakukan. Alasannya: agar baterai tetap penuh ketika akan dipakai keesokan harinya. Padahal, jika dibiarkan semalaman terisi daya, baterai ponsel malah akan bocor dan rusak.

5. Menggunakan pengisi daya tidak resmi.
Pengisi daya resmi memang mahal, tapi bukan Anda bisa aman-aman saja menggunakan merek lainnya. Menggunakan pengisi daya yang tidak resmi dapat dapat merusak ponsel. Meskipun ukuran port-nya sama, voltase yang dibutuhkan setiap ponsel berbeda-beda. Jika terus digunakan akan memunculkan kerusakan dan mungkin saja baterai bisa terbakar.

6. Tidak dibersihkan.
Ponsel adalah sarang kuman. Sebuah penelitian bahkan menemukan bahwa ponsel jauh lebih kotor daripada dudukan toilet atau tempat cuci piring. Bersihkan ponsel secara rutin dengan kain yang lembut. Bila perlu, gunakan sinar ultraviolet untuk membunuh kuman dan mensterilkan ponsel Anda.

HP Jadul Kembali Populer

Masih ingat ketika kita hanya punya permainan “snake” pada telepon genggam kita?

Kini, permainan “kuno” tersebut kemungkinan mencuat kembali bersama dengan handset yang dulu pernah sangat populer.

Belakangan, para konsumen punya kecenderungan untuk kembali ke telepon genggam masa lalu yang lebih sederhana dan meninggalkan smartphone mereka.

Tren ini membuat harga-harga sejumlah telepon genggam “jadul” seperti Nokia, Ericsson, dan Motorola, kini meningkat hingga mencapai 1.000 euro (Rp 15,8 juta).

Meski minim fitur, telepon genggam retro ini sangat mudah digunakan dan memiliki baterai yang bisa bertahan hingga sepekan. Telepon genggam seperti ini juga lebih tahan banting.

“Sejumlah orang tak terlalu melihat harga, kami memiliki jenis-jenis telepon genggam lama yang harganya lebih dari 1.000 euro,” kata Djassem Haddad yang mulai membuka situs vintagemobile.fr pada 2009.

“Tingginya harga ini disebabkan sulitnya menemukan telepon genggam jenis ini dan karena ini merupakan edisi terbatas di masanya.”

Contohnya, Nokia 8800 Arte Gold kini dihargai 1.000 euro di situs tersebut sementara Nokia 8800 bisa dibeli dengan harga 250 euro (Rp 3,9 juta)

Dalam dua tahun terakhir, Haddad mengaku perusahaannya telah berhasil menjual sekitar 10 ribu telepon genggam “jadul.”

Di antara jenis-jenis telepon genggam kuno yang paling banyak terjual adalah Nokia 8210 dengan layar monochrome yang kecil serta tombol plastic yang dijual dengan harga 59,99 euro (Rp 948 ribu).

“Kelompok masyarakat yang lebih tua menginginkan telepon genggam yang lebih sederhana sementara kelompok lainnya mencari telepon genggam bekas yang berharga murah,” katanya.

Sementara itu, Damien Douani, seorang pakar teknologi baru di FaDa agency, menilai penggunaan telepon genggam “jadul” kini menjadi trendy.

Ada juga penjelasan mengenai reaksi kontra-budaya terhadap masyarakat jaman sekarang yang memiliki keterhubungan yang berelebihan. Ini menjadikan munculnya keinginan untuk kembali pada dasar dari sebuah telepon genggam yaitu hanya untuk menelepon dan mengirim SMS.

Faktor lainnya adalah keinginan untuk berbeda. Saat ini, hampir semua orang menggunakan smartphone yang nyaris tak ada bedanya sementara 10 tahun silam para produsen telepon genggam lebih kreatif dan memiliki perbedaan.

Bandar Sabu Berlindung Menjadi Aktivis Anti Narkoba

Abdul Gofur, 39 tahun, seorang aktivis dari Gerakan Nasional Anti Narkoba dan Tawuran Kota Bogor, ditangkap petugas Buru Sergap (Buser) Satuan Narkoba Polisi Resor Bogor Kota, Senin 26 Mei 2014. Dia yang seharusnya berperan memerangi malah disangka menjadi bandar narkoba jenis sabu.

Dari tangan tersangka polisi menyita narkoba jenis sabu seberat 0,6 gram dan puluhan butir pil psikotropika jenis Aprazolam. "Tersangka kami ringkus di belakang Plaza Matahari tepatnya samping kantor Polwil Bogor, Jalan Kapten Muslihat," kata Kepala Kepolisian Resor Bogor Kota, Ajun Komisaris Besar Bahtiar Ujang Purnama, Senin 26 Mei 2014.

Menurut Ujang, tersangka sudah lama menjadi Target Operasi Satuan Narkoba Polres Bogor Kota. Abduk disebutkannya menjadi bandar narkoba jenis sabu yang biasa beroperasi di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor. "Untuk memperlancar aksinya tersangka berlindung dan menjadi aktivis, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gapenta, atau lembaga yang menyuarakan antinarkoba."

Kapolres mengatakan, pihaknya menyayangkan tindakan tersangka karena sudah dua tahun aktif menyerukan penolakan dan perang terhadap narkoba. "Kami masih menylidiki apakah ada tersangka lainya," kata dia.

Sementara itu, Abdul mengaku sudah lebih dari satu tahun mengkonsumsi narkoba dan menjadi bandar, "Awalnya saya hanya pecandu, tapi kalau ada teman yang perlu saya carikan," kata dia.

Abdul dijerat dengan pasal 112 ayat 1 subsider Pasal 127 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkoba dan dijerat dengan Pasal 59 dan pasal 60 UU RI No 5 tahun 1997 tentang Psikotropika. Ancaman hukumannya penjara lebih dari 5 tahun. penjara.

Menurut Peneliti, Unta Bukanlah Satu-satunya Penyebar MERS

Virus Middle East respiratory syndrome (MERS) telah merenggut nyawa  sekitar 200 jiwa di seluruh dunia sejak ditemukan pertama kali pada 2012. Para ilmuwan memprediksi bahwa unta adalah salah satu penyebab tersebarnya penyakit yang banyak berjangkit di Arab Saudi ini. 

Namun Dr Thomas Briese dari Colombia University, New York, Amerika Serikat, memperkirakan bahwa hewan lain juga bisa menjadi penyebar virus MERS. Briese melakukan sebuah studi pada virus MERS yang menginfeksi manusia.

Berdasarkan data, pasien MERS yang meninggal tidak pernah memiliki kontak dengan unta. Dari temuan itu, Briese kemudian menduga bahwa hewan lain, yang dekat dengan manusia seperi kucing atau anjing, mungkin juga bisa menyebabkan tersebarnya penyakit ini dengan mudah.

Briese melakukan uji coba pada kambing dan domba, tapi ia tidak menemukan antibodi yang terkena virus MERS pada hewan tersebut.

"Hewan lain yang akan dicoba selanjutnya adalah kucing dan anjing karena kontaknya dengan manusia lebih intim," kata Briese, seperti dilaporkan TIMES, Senin, 26 Mei 2014.

Briese dan tim peneliti lainnya akan mulai mencoba menelaah MERS pada anjing domestik, kucing, dan tikus di wilayah Arab Saudi untuk menemukan kemungkinan tersebut. Temuan ini diharapkan bisa menghentikan penyebaran dan pengembangan vaksin untuk hewan yang diduga bisa menyebarkan virus MERS

Apakah Es Krim Bisa Perbaiki Mood?

Anggapan bahwa jenis makanan tertentu bisa mengubah suasana hati atau mood seseorang rupanya hanya mitos. Demikian yang dipaparkan psikolog dari Universitas Minnesota, Amerika Serikat.

Dikutip dari Live Science, Ahad, 25 Mei 2014, dalam studinya, peneliti Heather Scherschel Wagner meminta partisipan untuk memilih makanan yang mereka pikir akan membuat mood mereka merasa lebih baik, seperti cokelat dan es krim.  Selain itu, mereka juga diminta untuk memilih makanan yang mereka sukai, meski mereka berpikir bahwa makanan itu tidak akan memperbaiki suasana hati mereka.

Setelah itu, partisipan diminta menonton video berdurasi 20 menit yang memicu perasaan sedih, marah, dan takut. Lalu, partisipan dibagi tiga. Kelompok pertama diminta makan makanan yang dianggap penyelamat mood, kelompok kedua diminta makan makanan yang mereka sukai, dan kelompok ketiga diminta tidak makan apapun. Percobaan pun diulang. Kali ini, para partisipan menerima makanan yang berbeda dari percobaan pertama.

Hasilnya, tiga menit kemudian, terlepas dari makanan apa yang mereka makan atau bahkan tanpa makanan sama sekali, mood mereka akan kembali membaik. Jadi, baik makan es krim, cokelat, makanan favorit, maupun tak ada makanan sama sekali, tak akan memengaruhi perbaikan mood seseorang.

“Kami sangat terkejut dengan hasil ini,” kata Wagner. Sebelum penelitian ini, para peneliti percaya bahwa ada sesuatu dalam makanan yang akan mengubah mood seseorang.

Namun demikian, studi ini baru diujikan di dalam laboratorium. Wagner tidak bisa menjamin bahwa temuan ini akan berlaku pada seseorang yang mengalami berbagai stres, terutama stres berat, di dunia nyata.

Yang jelas, temuan yang dipresentasikan dalam jurnal Association for Psychological Science ini mengimbau agar seseorang tidak cepat-cepat beralih ke makanan tidak sehat dan tinggi kalori ketika berada dalam suasana hati yang buruk.

Banyak Makan Manis Membuat Mudah Lupa

Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis ternyata tak hanya berbahaya bagi kesehatan gigi. Riset terbaru menyatakan, konsumsi manis berlebihan membuat seseorang mudah lupa.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Neurology ini menunjukkan, mereka yang terlalu banyak gula dalam darahnya cenderung memiliki masalah ingatan. Dalam riset ini, peneliti melibatkan 141 responden dengan usia rata-rata 63 tahun.

Para responden ini diketahui tidak menderita diabetes atau pra-diabetes. Mereka yang mengalami overweight, mengonsumsi alkohol berlebihan, serta memiliki masalah memori dan berpikir tidak diikutsertakan dalam riset.

Dalam tes ini responden diminta mengingat daftar 15 kata setelah 30 menit mendengarnya. Kemampuan memori responden diuji bersamaan dengan pemeriksaan kadar gula darah. Responden juga menjalani scan otak untuk melihat seberapa besar jaringan hippocampus yang dimiliki.

Hasilnya, responden yang sedikit gula dalam darahnya cenderung memiliki nilai lebih baik dalam tes ingatan. Sedangkan responden yang memiliki level gula darah lebih tinggi menghasilkan nilai yang lebih buruk. Dalam riset juga diketahui adanya peningkatan sekitar 7 mmol/mol penanda kontrol glukosa jangka panjang yang disebut HbA1c, bersama dengan proses mengingat lebih dari dua kata.

“Hasil penelitian menyarankan untuk menurunkan kadar gula dalam darah, termasuk pada mereka yang gula darahnya normal. Hal ini baik untuk mencegah masalah penurunan ingatan dan kemampuan kognitif saat mereka menjadi tua,” kata peneliti, Dr Agnes Floel dari Charite University Hospital, Berlin.

Strategi selanjutnya, kata Floel, adalah meningkatkan aktivitas fisik. Namun, strategi penurunan gula darah dan peningkatan aktivitas fisik masih memerlukan uji lanjutan.

Menurut manajer komunikasi dari Alzheimer’s Society, Dr Clare Walton, saat ini telah diketahui bahwa diabetes tipe 2 merupakan faktor risiko terjadinya penyakit alzheimer. Namun, buruknya kemampuan mengingat ternyata tidak hanya dimiliki orang dengan diabetes tipe 2.

“Tingginya kadar gula darah juga berhubungan dengan buruknya kemampuan mengingat pada orang yang tidak menderita diabetes. Riset ini tentunya masih memerlukan bukti lanjutan. Apalagi satu dari tiga orang berusia lebih dari 65 tahun akan mengalami demensia,” kata Walton.

Cara Siasati Hobi Mengonsumsi Makanan Manis

Pola makan sehat tidak berarti kita harus berpantang semua makanan manis. Anda hanya perlu lebih pintar menyiasati sumber-sumber rasa manis dari makanan.

Mengonsumsi terlalu banyak makanan manis memiliki efek yang panjang bagi kesehatan. Bukan hanya menambah berat badan, tapi juga bisa membuat kita kurang gizi. Bagaimana tidak, demi memuaskan lidah dengan makanan manis, kita malah jadi melewatkan makanan yang kaya vitamin.

Makanan manis memang bisa membuat kita merasa kenyang, tapi sebenarnya yang kita masukkan adalah kalori, bukan zat gizi yang dibutuhkan tubuh.

Berikut adalah beberapa makanan manis yang bisa jadi pengganti hobi Anda mengonsumsi makanan sarat gula.

Cokelat hitam
Jika Anda penggemar cokelat, ubah pilihan Anda menjadi cokelat hitam yang mengandung 70 persen cocoa. Lebih banyak cokelatnya berarti kadar gulanya lebih sedikit. Cokelat atau cocoa sangat kaya antioksidan. Sementara itu cokelat susu sebagian besar terdiri dari gula dan lemak susu. Oleh karena itu, sebelum memilih produk cokelat bacalah daftar kandungannya. Cokelat yang sehat seharusnya terdiri dari cokelat sebagai kandungan utamanya.

Kurma
Buah ini memiliki rasa manis seperti karamel, namun tentunya lebih sehat dibanding mengonsumsi permen karamel.

Es krim pisang
Es krim memang lezat dan menggoda, tapi kandungan gula dan kalorinya sangat tinggi. Karena itu mengapa kita tak membuat sendiri es krim yang lebih sehat. Misalnya membuat es krim pisang. Caranya, bekukan buah pisang yang matang lalu hancurkan dalam alat food processor dengan tambahan susu tanpa lemak.

Gula stevia dalam teh atau kopi
Jika Anda punya kebiasaan mengonsumsi teh atau kopi namun tak ingin menambahkan gula pasir atau pemanis buatan, cobalah stevia. Dibuat dari tanaman, stevia memberikan rasa manis tanpa tambahan kalori.

Gula biasa akan meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Kurangi secara bertahap jumlah gula yang Anda konsumsi.

Buah segar
Kiwi, apel, jeruk, nanas, stroberi, dan masih banyak lagi. Meski buah tersebut memiliki rasa manis, tetapi itu adalah gula alami yang seharusnya kita konsumsi. Buah secara alami memang manis dan juga mengandung serat, vitamin, mineral, dan fitokemikal yang dibutuhkan tubuh.

Rossa Sempat Susah Tertawa Karena Botox

Seperti perempuan kebanyakan, penyanyi Rossa juga sempat melakukan banyak upaya untuk terus terlihat cantik. Demi menunjang penampilannya, ia pun pernah melakukan beberapa perawatan antara lain melakukan suntik botox.

Namun Rossa mengaku hasilnya tak sesuai seperti yang ia harapkan. Penyanyi asal Sumedang ini malah susah tersenyum setelahnya. Duh!

"Enam bulan lho aku nggak bisa ketawa, senyum aja susah," ujarnya saat berbincang dengan detikHOT belum lama ini.

Gara-gara hal itu, Rossa mengaku kapok coba-coba melakukan berbagai perawatan kecantikan lain untuk wajahnya. Perawatan mahal dinilainya tak selalu cocok.

Rossa pun hanya tertarik melakukan perawatan secara natural.

"Sekarang nggak ribet-ribet. Aku perawatan biasa aja kok, luluran paling sebulan beberapa kali," paparnya.

Ini 4 Karakteristik Pegawai Paling Dicari Perusahaan

Mencari pekerjaan di zaman sekarang ini penuh tantangan ketimbang masa dulu. Pintar atau lulusan dari universitas ternama saja ternyata tak cukup untuk jadi modal memiliki karier yang sukses, atau mendapat pekerjaan yang diimpikan. Ada beberapa karakteristik penunjang dari diri pelamar kerja yang dilihat pihak perusahaan. Meskipun Anda sudah mendapat pekerjaan, sikap-sikap di bawah ini juga perlu dimiliki untuk perkembangan karir. Inilah lima karakteristiknya seperti dikutip dari BBC.

1. Penuh Rasa Ingin Tahu
Orang yang memiliki rasa penasaran yang tinggi (bukan terhadap gosip atau konflik kantor) ternyata disukai para pencari karyawan. Pelamar dengan karakteristik seperti ini dianggap akan lebih bisa mengeksplor pekerjaannya setelah nanti ia diterima di perusahaan. Inovasi-inovasi baru yang selalu dibutuhkan agar perusahaan berkembang tidak akan tercipta jika tidak dimulai dengan rasa penasaran. Bagi Anda yang sudah bekerja, usahakan untuk selalu menggali terus bidang yang akan digeluti agar karir meningkat juga tak cepat bosan.

2. Kecerdasan Emosional
Selain kecerdasan intelektual, bijaksana dalam mengatur emosi juga dibutuhkan. Tak heran, jika hampir semua perusahaan besar menguji pula kondisi emosi seseorang melalui tes tertentu. Jika seseorang hanya pintar namun kurang bisa mengendalikan emosi diri atau mengenali emosi orang lain, orang tersebut dianggap akan sulit diajak bekerjasama.

3. Mudah Beradaptasi
Adaptasi di sini bukan hanya terhadap lingkungan kantor namun juga pekerjaan. Tak jarang seseorang harus bekerja di bidang yang baru dan tidak ia kenali sebelumnya sehingga harus belajar dari awal. Dalam hal ini, dibutuhkan seseorang yang mudah menangkap informasi dengan cepat. Karyawan dengan sikap seperti ini juga biasanya juga lebih disukai oleh para seniornya.

4. Dapat Bekerja di Bawah Tekanan
Meski banyak orang yang terkadang jadi lebih kreatif ketika merasa tertakan, tak semua pegawai bisa melakukannya. Pada bidang-bidang tertentu, dibutuhkan seseorang yang performa kerjanya tak akan terpengaruh oleh stres karena deadline atau masalah lainnya. JIka Anda merasa tak cocok di bidang seperti ini, sebaiknya hindari atau bilang terus terang sejak awal.

Rabu, 07 Mei 2014

Donor Darah Dapat Menjauhkan Seseorang dari Resiko Penyakit

Palang Merah Indonesia mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai gaya hidup karena satu kantong darah hanya mencukupi untuk kebutuhan tiga orang yang memerlukannya.

"Kami ingin donor darah dijadikan sebagai kebiasaan dan sebuah lifestyle yang melekat, agar stok darah mencukupi," kata Pengurus Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sosial Rumah Sakit PMI dan Unit Donor Darah Dokter Linda Lukitari Waseso pada acara 'Blood4Nation" di pusat budaya @america, di Jakarta, Rabu (7/5).

Linda mengatakan donor darah menjauhkan orang dari risiko penyakit. Pendonor yang rutin mendonorkan darahnya setiap 3-4 kali setahun, kata Linda, dapat bebas dari penyakit HIV, Hepatitis B, Hepatitis C, dan Sifilis. "Kalau jadi pendonor rutin 3 sampai 4 kali setahun hampir dipastikan bebas penyakit tersebut," jelas Linda.

Untuk meningkatkan kebiasaan donor darah, PMI pun berupaya menyediakan fasilitias untuk donor darah di sejumlah tempat umum seperti di mall, kampus, serta mobil unit donor darah yang keliling ke sejumlah lokasi. "Kami juga menjemput bola karena kita harapkan masyarakat melakukan donor darah bukan hanya saat acara tertentu saja. Semoga tidak berhenti sampai hari ini tapi konsisten sampai waktu yang akan datang," ujar Linda.

Ia menegaskan bahwa donor darah merupakan kegiatan sukarela sehingga PMI tidak pernah menjual kantong darah. Sedangkan biaya yang harus dikeluarkan untuk setiap kantong darah merupakan biaya servis untuk investasi dan operasional sebagai biaya pengelola sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang saat ini mencapai Rp360 ribu.

Sesuai standar WHO, PMI mempunyai target 4,5 juta kantong darah dari para pendonor setiap tahunnya. Indonesia saat ini telah mengumpulkan sekitar 3,5 juta kantong darah, jadi masih kekurangan sekitar 1 juta kantong darah dari target.
 
Berdasarkan angka statistik, tahun 2014 PMI menerima sumbangan darah dari 2.500.883 pendonor dan 41 persen dari angka tersebut adalah orang-orang yang mendonasikan darahnya untuk pertama kali.

"Indonesia biasanya mengalami kekurangan kantong darah saat masa bulan puasa atau masuk lebaran. Maka kita sekarang menjemput bola ke Mesjid sehingga masyarakat bisa donor setelah buka puasa," jelas Linda.

Berawal dari Kerap Mendebat Islam, Siswi di Jakarta Ini Jadi Mualaf

Meski terlahir dari orangtua Muslim, Aisyah Kamiliya (31 tahun), dibesarkan dalam lingkungan Katolik. Ia tak pernah mempertanyakan agamanya sampai saat ia duduk di bangku SMA.

Liya, begitu ia kerap disapa, memilih untuk tetap berada dalam kelas saat pelajaran agama Islam berlangsung. Meski sebagai non Muslim kala itu, ia diperbolehkan meninggalkan kelas dan pergi ke perpustakaan sekolah.

Ia melakukan itu selama tiga tahun selama bersekolah di sebuah SMA negeri di Jakarta. Tiga tahun pula, ia bertanya dan berdiskusi dengan sang guru agama Islam. Banyak hal-hal yang dianggapnya ‘perlu diluruskan’ dari penjelasan materi pelajaran agama Islam yang ia perhatikan dalam kelas.

Kesabaran guru-guru agama Islam mendengarkan debatnya terhadap Islam membuat Liya tersentuh. ‘’Makin dalam ilmu Islam seseorang, mereka makin sabar mendengarkan. Saya tidak dibantah saat mendebat, guru agama saya malah merasa juga belajar dari saya,’’ tutur ibu tiga anak itu.

Kelas III SMA, Liya menjalani Ramadhan 2000 di kampung halaman orangtuanya di Pulau Sikep, Kepulaun Riau. Liya juga mencoba ikut berpuasa. Merasakan ketenangan, Liya akhirnya bersyahadat. Berislam di kampung halaman orangtua tak serta merta membuat keislaman Liya diterima.

Saham Twitter Merosot

Saham Twitter merosot ke angka terendah setelah periode lock-up pasca IPO yang melarang pegawai dan investor menjual sahamnya berakhir hari Selasa (6/5).

Periode lock-up melarang orang dalam perusahaan menjual sahamnya setelah IPO atau penawaran publik perdana. CEO Dick Costolo dan rekan pendirinya Jack Dorsey dan Evan Williams mengatakan mereka tidak berencana menjual saham mereka setelah periode lock-up berakhir, 180 hari setelah penawaran saham perdana Twitter pada publik.

Tapi nilai saham Twitter anjlok hampir 18 persen dan ditutup pada $31.85 pada hari Selasa. Sebelumnya, saham Twitter mencapai nilai terendah pada angka 31.72 dolar AS. Volume perdagangan luar biasa besar.

Twitter Inc. yang berkantor pusat di San Francisco masuk bursa pada 7 November. Nilai saham tertinggi mencapai $74.73 pada bulan Desember tapi sejak itu turun drastis. Laporan keuangan perusahaan tersebut pada 29 April melampaui yang diharapkan, tapi kekhawatiran tentang pertumbuhan dan interaksi pengguna membayangi nilai saham Twitter.

Virus Korona MERS

Kementerian Kesehatan Arab Saudi, Sabtu, mengonfirmasi jumlah kasus infeksi MERS sebanyak 411 dan 112 kematian. Sejauh ini belum ditemukan vaksin antiMERS.

Virus yang mirip dengan SARS ini bahkan menyebar hingga ke Amerika Serikat. Seorang warganya dilaporkan sakit setelah mengunjungi pamannya di Riyadh, Arab Saudi.

Sebenarnya apa itu MERS? Dikutip dari Chicago Tribune, Selasa (6/5), MERS alias Sindrom Pernapasan Timur Tengah merupakan penyakit pernapasan akut.

MERS disebabkan virus korona yang disebut Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV). Penamaan MERS-CoV diputuskan oleh Kelompok Studi Virus Korona (CSG) dari Komite Internasional Taksonomi Virus (ICTV) pada Mei 2013.

MERS-CoV adalah virus korona beta. Kasus pertama dilaporkan terjadi di Arab Saudi pada 2012. MERS-CoV biasa disebut novel coronavirus atau nCoV. Virus ini berbeda dengan virus korona lain yang ditemukan pada manusia.

Seperti virus SARS, MERS-CoV paling mirip dengan virus korona yang ditemukan pada kelelawar. Namun, Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat masih mempelajarinya.

Sebagian besar orang yang terinfeksi MERS menderita penyakit pernapasan akut dengan gejala demam, batuk dan sulit bernapas. Setengah dari mereka yang terinfeksi meninggal dunia. Sebagian lainnya dilaporkan memiliki gangguan pernapasan ringan.

MERS menyebar antarmanusia yang melakukan kontak langsung. Transmisi virus dari pasien ke perawat tengah dipelajari.

Hingga saat ini belum diketahui dari mana virus korona berasal. Diduga virus ini berasal dari hewan.

Selain pada manusia, MERS-CoV juga ditemukan pada unta di Qatar, Mesir dan Arab Saudi dan kelelawar di Saudi. Unta di beberapa negara lain hasil tesnya positif mempunyai antibodi MERS.

Hal ini menunjukkan mereka sebelumnya pernah terinfeksi MERS atau virus yang memiliki hubungan dekat dengan MERS. Namun, belum dikonfirmasi apakah virus ini benar datang dari unta.